Selasa, 10 September 2013

Madu Salsabil Plus Royal Jelly

MADU SALSABIL PLUS ROYAL JELLY 

Nama Produk : Madu Salsabil plus Royal Jelly


Kemasan : botol isi per 390 gr
Harga : Rp 120.000,- 
Madu Murni ditambah dengan Royal Jelly akan menambah khasiat untuk kesehatan tubuh kita.
MADU dengan ROYAL JELLY sangat bermanfaat:
Untuk penderita penyakit jantung, darah tinggi, maag, lever, asma, sakit pinggang
Memperkuat fungsi ginjal dan melancarkan urine.
Memperkuat fungsi otak dan mencegah kepikunan.

Mempercepat penyembuhan luka dan memperbaiki sel tubuh yang rusak.

Kamis, 29 Agustus 2013

Manfaat Kumis Kucing (Orthosiphon Spicatus B.B.S)


Kumis kucing tumbuh liar di sepanjang anak sungai dan selokan atau ditanam di pekarangan sebagai tumbuhan obat dan dapat ditemukan di daerah dataran rendah sampai ketinggian 700 m dpl.

Terna, tahunan, tumbuh tegak, tinggi 50-150 cm. Batang berkayu, segi empat agak beralur, beruas, bercabang, berambut pendek atau gundul, berakar kuat. Daun tunggal, bulat telur, elips atau memanjang, berambut halus, tepi bergerigi, ujung dan pangkal runcing, tipis, panjang 2-10 cm, lebar 1-5 cm, warnanya hijau. Bunga majemuk dalam tandan yang keluar di ujung percabangan, berwarna ungu pucat atau putih, benang sari lebih panjang dari tabung bunga. Buah berupa buah kotak, bulat telur, masih muda berwarna hijau, setelah tua berwarna hitam. 


Kumis kucing dapat diperbanyak dengan biji atau setek batang.

Sifat dan Khasiat

Herba kumis kucing rasanya manis sediit pahit, sifatnya sejuk. Berkhasiat antiradang, peluruh kencing (diuretik), menghilangkan panas dan lembab, serta menghancurkan batu saluran kencing.

Kandungan Kimia

Orthosiphonin glikosida, zat samak, minyak asiri, minyak lemak, saponin, sapofonin, garam kalium, mioinositol dan sinensetin. Kalium berkhasiat diuretik dan pelarut batu saluran kencing, sinensetin berkhasiat antibakteri.

Bagian yang Digunakan

Bagian yang digunakan adalah herba, baik yang segar maupun yang telah dikeringkan.

Indikasi

Herba kumis kucing digunakan untuk pengobatan:
  • Infeksi ginjal akut dan kronis
  • Infeksi kandung kencing (sistitis)
  • Kencing batu
  • Sembaba karena timbunan cairan di jaringan (edema)
  • Kencing manis (diabetes mellitus)
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Rematik gout


Manfaat Purwoceng


Purwoceng merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang dikenal berkhasiat sebagai obat perkasa kaum lelaki. Karena itu, Purwoceng juga mendapat sebutan ‘Viagra Jawa’. Kenapa bisa demikian? 

Purwoceng sebenarnya tergolong tanaman langka, namun kini dapat diselamatkan dengan budi daya menggunakan metode kultur in vitro. Masalah budi daya Purwoceng ini pernah dipaparkan Ireng Darwati, mahasiswa S3 program studi Agronomi Institut Pertanian Bogor (IPB) saat mempertahankan disertasinya berjudul “Kultur Kalus dan Kultur Akar Rambut Purwoceng untuk Menghasilkan Metabolit Sekunder dan Harapan untuk Pengembangan Tanaman Purwoceng di Masa Mendatang,” di Kampus IPB Darmaga, Bogor (Suara Pembaharuan, 23/02/2007)

Nama Latin purwoceng semula adalah Pimpinella pruacan, tapi kemudian direvisi menjadi Pimpinella alpina. Tumbuhan ini ditemukan di Pegunungan Alpen di Swiss, pada ketinggian 2.000-3.000 meter di atas permukaan laut. Mengenai tempat tumbuh Purwoceng di Indonesia semula dikenal tumbuh liar di kawasan Dieng pada ketinggian 2.000-3.000 m dpl. Namun menurut Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan (1987), sebaran tanaman purwoceng di Indonesia kini meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat.
Wahyuni et al. (1997) menyatakan bahwa purwoceng dapat tumbuh di luar habitatnya seperti di Gunung Putri Jawa Barat dan mampu menghasilkan benih untuk bahan konservasi. Potensi tanaman purwoceng cukup besar, tetapi masih terkendala oleh langkanya penyediaan benih dan keterbatasan lahan yang sesuai untuk tanaman tersebut (Yuhono 2004). Selain di Dieng, Purwoceng juga tumbuh di pegunungan Iyang, Jawa Timur (dikenal sebagai suripandak abang). Di Gunung Tengger dinamai gebangan depok. Kendati sebutan nama latinnya berubah-ubah, para peneliti memiliki satu kesimpulan yang sama bahwa Purwoceng termasuk tanaman obat.

Apa Saja Manfaat Purwoceng?
Eni Hayani dan May Sukmasari pernah memaparkan, seluruh bagian tanaman purwoceng dapat digunakan sebagai obat tradisional, terutama akar. Akarnya mempunyai sifat diuretika dan digunakan sebagai aprosidiak (Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan 1987), yaitu khasiat suatu obat yang dapat meningkatkan atau menambah stamina. Pada umumnya tumbuhan atau tanaman yang berkhasiat sebagai aprosidiak mengandung senyawa-senyawa turunan saponin, alkaloid, tanin, dan senyawa-senyawa lain yang berkhasiat sebagai penguat tubuh serta memperlancar peredaran darah. Di Indonesia tumbuhan atau tanaman obat yang digunakan sebagai aprosidiak lebih banyak hanya berdasarkan kepercayaan dan pengalaman (Hernani dan Yuliani 1991).

Penggunaan tanaman obat dibidang pengobatan pada prinsipnya tetap didasarkan pada prinsip-prinsip terapi seperti pada penggunaan obat moderen. Oleh karenanya informasi kandungan senyawa aktif tanaman obat mutlak diperlukan. Umumnya tanaman obat jarang memiliki bahan senyawa tunggal, sehingga sulit untuk memastikan kandungan aktif mana yang berkasiat untuk pengobatan penyakit tertentu. Misalnya khasiat akar tanaman purwoceng (Pimpinella alpina) yang diketahui dari pengalaman-pengalaman orang kemudian berkembang menjadi image berkasiat sebagai aprodisiak, ternyata mengandung turunan dari senyawa sterol, saponin dan alkaloida (Caropeboka dan Lubis, 1985).

Sidik, et al. (1985) mengatakan bahwa akar purwoceng mengandung turunan senyawa kumarin yang digunakan dalam industri obat modern, tetapi bukan untuk aprodisiak melainkan untuk anti bakteri, anti fungi dan anti kanker. Hernani dan Yuliani (1990) mengatakan bahwa bahan aktif purwoceng terbanyak terletak pada bagian akarnya.

Tanaman purwoceng mempunyai kandungan bahan yang bersifat aprodisiak menyebabkan keberadaannya semakin dicari orang. Pada mulanya, tanaman purwoceng digunakan oleh penduduk disekitar pegunungan Dieng (daerah asalnya) hanya untuk pemeliharaan kesehatan atau peningkatan derajat kesehatan. Namun sejalan dengan perkembangan penelitian dan isu yang dihembuskan, tanaman ini berkembang menjadi komoditas yang sangat ”laku jual” sebagai bahan aprodisiak, bahkan kini telah dipopulerkan oleh masyarakat dan Kelompok Tani setempat dengan sebutan ”Viagra Jawa”.

Keberadaan tanaman yang semakin langka disebabkan selain karena terdesak oleh pesatnya permintaan, juga karena pengadaannya memerlukan waktu. Atas dasar kelangkaan dan isu aprodisiak tersebut harga yang terjadi sekarang sangat tinggi.


Manfaat Sidaguri


Sidaguri merupakan salah satu jenis tanaman obat dari famili Malvaceae. Tanaman ini adalah tanaman semak yang tumbuh liar dan banyak ditemui di pinggir selokan, sungai dan di bawah pohon besar. Sidaguri tersebar pada daerah tropis di seluruh dunia dari dataran rendah sampai ketingian 1450 m di atas permukaan laut. Bentuk batang agak berkayu, bulat dan bewarna cokelat. Daunnya berjenis tunggal dengan letak daun berseling berbentuk jantung. Buahnya buah batu terdiri dari 8 – 10 kendaga, dengan buah muda berwarna hijau dan buah tua berwarna hitam. Salah satu khasiat utama Sidaguri adalah menyembuhkan penyakit asam urat yang sering diderita baik lelaki maupun perempuan di atas usia tiga puluh tahun (Holm et al,1997) 

Kandungan Sidaguri
Daunnya mengandung alkaloid, kalsium oksalat, tanin, saponin, fenol, asam amino, dan minyak asiri. Batang Sidaguri mengandung kalsium oksalat dan tanin. Sementara bagian akar mengandung alkaloid, steroid, dan efedrine. Alkaloid dan efedrine yang terkandung dalam Sidaguri menyebabkan orang harus berhati-hati dalam mengkonsumsinya. Orang yang sensitif terhadap alkaloid efedrine tidak disarankan untuk menggunakannya. Begitu pula anak-anak, wanita hamil dan menyusui (Djauhariya, 2004).

Manfaat Sidaguri
Kandungan polifenol dan flavonoid pada akar bersifat diuretik, sehingga asam urat akan luruh dan terbuang bersama urin. Sidaguri juga dapat menghambat produksi enzim xantin oksidase (XO), yang merupakan enzim penting yang turut berperan dalam sintesa asam urat. Tanpa adanya XO, maka asam urat tidak akan terbentuk dan serangan gout tidak dapat terjadi. Kemampuan ekstrak kasar flavonoid sidaguri sebagai penghambat aktivitas XO mencapai 55.29% melalui mekanisme inhibisi kompetitif. Selain untuk asam urat dan rematik, Sidaguri bermanfaat untuk flu, demam, malaria, radang amandel, radang usus, disentri, sakit perut, sakit kuning, kencing batu, bisul, radang kulit bernanah, dan eksim. Khusus untuk akarnya, digunakan untuk mengatasi influenza, asma, sakit gigi, sariawan, disentri, susah buang air besar/sembelit dan rematik (Prakoso, Budi. 2007).

Efek Farmakologis
Tanaman manis, pedas dan sejuk. Masuk meridien jantung, hati, paru, usus besar dan kecil. Anti radang (anti inflamasi), peluruh kencing (diuretik) dan menghilangkan sakit (analgetik). Akar, manis, tawar, dan sejuk (Prakoso, Budi. 2007).

Cara Penggunaan Untuk Menyembuhkan Asam Urat
Cabut 5 batang Sidaguri, lalu potong bagian atas sehingga bagian yang tersisa hanyalah akarnya. Cuci bersih, dan rebus dalam gelas atau wadah lain sampi air menyusut menjadi setengahnya. Saring, biarkan dingin (simpan semalam dalam gelas atau wadah tertutup), lalu minum secara teratur 1 hingga 2 kali dalam sehari. Akar yang telah direbus tidak dapat diperguanakan 2 kali. Langsung buang setelah digunakan (Prakoso, Budi. 2007).

Asam Urat 
Penyakit asam urat atau sering disebut artritis gout merupakan kelainan metabolik akibat deposisi kristal natrium urat pada jaringan atau akibat supersaturnasi asam urat di dalam cairan ekstra seluler. Asam urat adalah senyawa alkaloid turunan purin (xantin). Asam urat (C5H4N4O3) merupakan kristal putih, tidak berbau dan berasa, mengalami dekomposisi dengan pemanasan menjadi asam sianida (HCN), sangat sukar larut  dalam air, larut dalam gliserin  dan alkali. Asam urat dapat larut pada larutan dengan pH tinggi dan dapat pula dipanaskan untuk membantu kelarutannya hingga suhu 60°C. Natrium urat adalah kristal yang terbentuk akibat tingginya konsentrasi asam urat dalam darah. Kristal natrium urat terkumpul pada persendian  dan tulang rawan.  Natrium urat sama halnya dengan asam urat,  sukar larut dalam air. Faktor yang mempengaruhi pembentukan  kristal natrium urat  ialah  pH, suhu, kekuatan ionik, dan konsentrasi Na+. Bentuk geometris kristal natrium urat adalah triklin atau berbentuk jarum  (Rinaudo & Boistelle 1982). Penyakit asam urat umumnya menyerang lebih banyak pria daripada perempuan. Hal ini dikarenakan perempuan memiliki hormon estrogen  yang ikut  membuang  asam urat melalui urin. Kadar asam urat rata-rata di dalam darah atau serum bergantung pada usia dan jenis kelamin. Pada laki-laki, sebelum pubertas kadarnya sekitar 3,5 mg/dl. Setelah pubertas, kadarnya meningkat  secara bertahap dan dapat mencapai 5,2 mg/dl. Pada perempuan kadar asam urat biasanya tetap rendah, baru pada usia pramenopause kadarnya di dalam darah rata-rata sekitar 4 mg/dl. Setelah menopause, kadarnya meningkat lagi sampai 4,7 mg/dl (Dalimartha 2006).  Hiperurisemia  adalah peningkatan kadar asam urat serum di atas nilai normal, yang pada laki-laki di atas 7 mg/dl dan pada perempuan di atas 6 mg/dl.  Hiperurisemia bisa menimbulkan penyakit gout (Dalimartha 2006).

Xantin Oksidase
Xantin oksidase (XO) berperan penting dalam katabolisme purin. XO mempunyai 2 bentuk, yaitu XO dan xantin dehidrogenase (XDH). XO merupakan enzim yang tersebar luas dalam beberapa spesies dari bakteri hingga manusia. Di dalam tubuh, XO ditemukan di sel hati dan otot, tetapi tidak ditemukan di dalam darah. XO merupakan suatu kompleks enzim yang terdiri atas 1332 residu asam amino, molibdenum (HO2SMo), FAD, dan Fe2S2 sebagai pusat reaksi redoks, dengan bobot molekul sebesar 275000 Dalton membentuk 2 subunit yang saling setangkup. Senyawa yang dapat berfungsi sebagai penstabilisasi XO diantaranya adalah salisilat, sistein, histamin, dan versenat.  Sementara senyawa yang dapat menginhibisi XO berupa ion logam, urea, purin-6-aldehida, dan 2-amino-4-hidroksipteridin-6 aldehida. XO mengkatalis oksidasi hipoxantin menjadi xantin lalu menjadi asam urat yang berperan penting pada  penyakit gout. Pada saat bereaksi dengan xantin untuk membentuk asam urat, atom oksigen ditransfer dari molibdenum ke xantin. Perombakan pusat molibdenum yang aktif terjadi dengan penambahan air (Cos et al. 1998).
Xantin+ 2O2 + H2O à asam urat  + 2O2-+2H+
Xantin+O2+  H2O à asam urat   +    H2O2
Selama proses oksidasi molekul, oksigen bertindak sebagai akseptor elektron menghasilkan radikal superoksida (O2) dan hidrogen peroksida. Satu unit XO dapat mengkonversi  satu mikromol substrat (xantin) menjadi asam urat tiap satu menit pada pH optimum (pH 7.5) dan suhu optimum (25°C). Apabila substratnya hipoxantin, aktivitasnya menjadi 50% atau setengahnya. XO dapat diisolasi dari berbagai macam sumber seperti susu, mikroorganisme, dan buttermilk. XO memiliki pengaruh antitumor dan berperan aktif dalam timbulnya panas akibat penyimpanan hepatik ferritin dalam plasma. Selain itu, XO diketahui dapat mengkatalisis reduksi nitrat dan nitrit menjadi nitrit oksida dan sekaligus menyebabkan pembentukan radikal superoksida yang dapat menyebabkan peradangan. Produksi asam urat berlebih dapat menyebabkan hiperurisemia namun ketika asam urat disimpan di dalam persendian akan menyebabkan peradangan  dan penyakit  gout (Kadota et al, 2004).

Flavonoid 
Flavonoid tersebar luas di alam, terutama dalam tumbuhan tingkat tinggi dan jaringan muda. Sekitar 5–10% metabolit sekunder tumbuhan adalah flavonoid. Flavonoid merupakan grup senyawa alami dengan ragam struktur fenolat yang dapat ditemukan pada buah, sayuran, gandum, batang, akar, cabang, bunga, teh, dan anggur (Middleton 1998). Flavonoid mempunyai kerangka dasar yang terdiri atas 15 atom karbon dengan 2 cincin benzena terikat pada suatu rantai propana membentuk susunan C6-C3-C6 (Gambar 4). Susunan tersebut dapat menghasilkan  3  struktur, yaitu 1,3-diaril propana (flavonoid), 1,2-diarilpropana (isoflavonoid), dan 1,1-diarilpropana (neoflavonoid) (Markham 1988).
Flavonoid sebagai derivat benzo-γ-piron mempunyai banyak kegunaan di  samping fungsinya yang pokok sebagai vitamin P untuk  meningkatkan resistensi dan menurunkan permeabilitas kapiler darah. Efek lain flavonoid sangat banyak macamnya terhadap berbagai organisme dan efek ini dapat menjelaskan mengapa tumbuhan yang mengandung flavonoid dipakai dalam pengobatan.  Flavonoid dapat bekerja sebagai antivirus,  antialergi,  antimikroorganisme, dan antioksidan untuk mengendalikan radikal bebas yang dapat menyebabkan tumor (Middleton 1998). Flavonoid dikenal sebagai antioksidan dan memberikan daya tarik sejumlah peneliti untuk meneliti flavonoid sebagai obat yang berpotensi mengobati penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas. Flavonoid juga penghambat efektif dari beberapa enzim termasuk XO, siklooksigenase, dan lipooksigenase. Flavonoid berpotensi dapat digunakan sebagai obat untuk penyakit gout dan ischemia dengan cara menurunkan konsentrasi asam urat dan penangkapan aktivitas superoksida dalam jaringan manusia. Flavon memiliki aktivitas inhibisi lebih kuat dibandingkan flavonol.  Senyawa krisin, apigenin, luteolin,  galangin,  kaempferol,  dan quarsetin  memiliki aktivitas  penghambat  XO dan senyawa yang memiliki aktivitas inhibisi paling kuat adalah senyawa luteolin (Cos  et al.  1998).

DAFTAR PUSTAKA
Cos ,P., Ying, L., Calomme, M., Hu, J.P., Cimanga, K., Poel, B.V., Pieters, L., Vlietinck, A.J., and Berghe, D.V. 1998. Structure-Activity Relationship and Classification of Flavonoids as Inhibitors of Xanthine Oxidase and Superoxide Scavengers, J.Nat. Prod., 61 : 71-76.
Dalimartha S. 2006. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia. Edisi 4. Puspa Swara, Anggota Ikapi. Jakarta. 56 – 61.
Djauhariya, E. dan Hernani. 2004. Tanaman Berkhasiat Obat. Penebar Swadaya. Jakarta.
Holm, L., J. Doll, E. Holm, J. Pancho, and J. Herberger. 1997. World weeds. John Wiley and Sons, Inc. New York. 1,129 p.
Kadota et al. 2004. Xanthine Oxidase inhibitory activity of Vietnamese medicinal plants. Biol. Pharm. Bul :1414–1421.
Markham, K.R. 1988. Cara Mengidentifikasi Flavonoid, 1-103. terjemahan Kosasih Padmawinata.  Bandung. Penerbit ITB.
Midleton, E., Kandaswami., Theoharis. 1998. The effect of Plant Flavonoids on Mammalian Cells: Implication For Inflammation, Heart Disease & Cancer.Pharmacological Reviews. 52(4): 711-722
Prakoso, Budi. 2007. Siguri Meringankan Obat Asam Urat-Rematik. Penebar Swadaya. Jakarta
Rinaudo C, Boistelle R. 1982. Theoretical and experimental growth morphologies of sodium urate crystals. J. Cryst. Growth 57:432-442.


Makan Kentang Dengan Kulitnya Membuat Jantung Menjadi Sehat



Sumber karbohidrat yang satu ini sering menjadi pilihan tepat bagi yang berdiet. Merebus atau mengukus membuat teksturnya jadi sangat lembut. Namun kebanyakan orang, selalu membuang kulitnya yang kaya serat saat memakannya.

Makanan jenis umbi-umbian ini tumbuh merambat diatas tanah. Tanaman yang pertama kali dibudidayakan di Amerika Selatan ini juga cocok tumbuh didaerah tropis. Tinggi tanaman hanya sekitar 60 cm.

Warna kentang sebelum matang adalah hijau dan kecil. Setelah matang warnanya akan berubah menjadi kuning kecokelatan dan besar. Bentuknya bulat besar dan ditutupi kulit tipis berwarna cokelat. Kulitnya sering dibuang atau dikupas saat diolah atau dimakan.

Selain kaya akan karbohidrat, kentang kaya akan vitamin dan mineral. Kandungan patinya dapat membuat lambung menjadi sehat. Kandungan seratnya juga dapat mencegah kanker usus besar dan menyeimbangkan kerja insulin.

Selain itu, kulit kentang yang dianggap sampah ini ternyata tinggi akan serat. Serat ini dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida serta mengurangi penimbunan lemak. Kadar kolesterol yang normal dapat mencegah terjadinya penyakit jantung dan stroke.

“Kulit kentang juga harus dimakan, karena kandungan seratnya yang tinggi sangat baik untuk orang yang menderita tekanan darah tinggi dan diabetes. Karena jenis serat larut dalam air ini dapat mengontrol kerja insulin.” ungkap Dr. Samuel Oetoro, MS Spgk. 

Cuci bersih kentang hingga tanah yang menempel terlepas semua. Setelah itu kentang dapat di rebus, dipanggang, dikukus atau dibuat masakan lainnya. Makanlah kentang berikut kulitnya hingga mendapatkan manfaat maksimalnya.


Manfaat Brotowali



Brotowali (Tinospora crispa (L.) Miers.hen jin t) sering tumbuh liar di hutan, ladang atau ditanam di halaman dekat pagar. Biasa ditanam sebagai tumbuhan obat. Menyukai tempat panas, termasuk perdu, memanjat, tinggi batang sampai 2,5 m. Batang sebesar jari kelingking, berbintil-bintil rapat rasanya pahit. Daun tunggal, bertangkai, berbentuk seperti jantung atau agak budar telur berujung lancip, panjang 7 – 12 cm, lebar 5 – 10 cm. Bunga kecil, warna hijau muda, berbentuk tandan semu. Diperbanyak dengan stek.

Nama Lokal :
Antawali, bratawali, putrawali, daun gadel (Jawa); Andawali (Sunda), Antawali (Bali); Shen jin teng (China).

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Reumatik, Demam, Nafsu makan, Kencing manis

Komposisi :

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS : Pahit, sejuk. Menghilangkan sakit (Analgetik), penurun panas (antipiretik), melancarkan meridian.

KANDUNGAN KIMIA : Alkaloid, damar lunak, pati, glikosida pikroretosid,zat pahit pikroretin, harsa, berberin dan palmatin. Akar mengandung alkaloid berberin dan kolumbin.


Mengapa Mesti Herbal?




Menjadi sehat dan tetap sehat adalah harapan kita bersama. Namun tidak selamanya harapan itu sesuai dengan kenyataan. Berbagai aktifitas yang tinggi seiring dengan gaya hidup yang cenderung menyukai hal yang instan misalnya mengkonsumsi makanan siap saji, dan berbagai pencemaran baik udara, tanah, air dan suara memicu turunnya kesehatan kita. Bila sudah dalam kondisi yang tidak sehat tidak ada pilihan selain melakukan pengobatan. Sayangnya berbagai jenis pengobatan tidak selamanya bersifat menyembuhkan, bahkan tidak jarang bila menggunakan obat-obatan yang tidak sesuai justru akan menimbulkan penyakit yang baru.
Salah satu model pengobatan yang terus berkembang dan diminati saat ini adalah dengan pengobatan yang menggunakan bahan-bahan alami yang sering dikenal dengan pengobatan herbal.

Pengobatan dengan menggunakan obat-obatan kimia cenderung ditinggalkan, karena dari berbagai penelitian ditemukan bahwa tidak semua obat kimia bersifat menyembuhkan bahkan tidak sedikit yang membawa dampak negatif. Bahan obat-obatan kimia merupakan senyawa anorganik dengan susunan senyawa karbon murni yang sesungguhnya tidak cocok untuk tubuh. Karena itu pemakaian obat kimia sering dikeluhkan sebagai racun dan memicu timbulnya penyakit baru.
Dengan kenyataan di atas saat ini sebagian besar penduduk dunia beralih ke pengobatan herbal karena bahan-bahan obat herbal berasal dari senyawa organis dan cocok dengan tubuh. Obat herbal dapat meningkatkan dan memperbaiki ekspresi gen dalam tubuh sehingga hormon dan sistem imun tubuh akan bekerja lebih optimal. obat herbal juga memiliki kemampuan memperbaiki keseluruhan sistem, karena bekerja dalam lingkup sel dan molekuler. Beberapa keunggulan lain menggunakan obat herbal antara lain :
  1. Bila digunakan dengan benar obat herbal tidak menimbulkan efek samping bagi tubuh, karena tanaman obat bersifat kompleks dan organis yang cocok untuk tubuh yang bersifat kompleks dan organis
  2. Efektif untuk penyakit yang sulit disembuhkan dengan obat kimia, seperti kanker, tumor, darah tinggi, darah rendah, diabetes, hepatitis, stroke, sinusitis, herpes, bau badan, bisul dan lain-lain.
  3. Harga relatif murah
  4. Bila sudah dilakukan diagnosa yang benar dengan bantuan analisa laboratorium klinik, pengobatan dapat dilakukan secara mandiri tanpa bantuan tenaga medis.
Namun,tidak semua obat-obat herbal yang dijual di pasaran murni terbuat dari herbal yang aman. Banyak dijumpai obat obat yang dicampur dengan bahan-bahan kimia obat, sehingga tidak seutuhnya bisa menyembuhkan kadang malah berbahaya.Karena kehati-hatian memilih obat herbal perlu ditingkatkan. Pilihlah obat-obatan yang mengandung herbal murni tanpa campuran bahan kimia. Perhatikan kehalalan bahan-bahan obatnya, dan pastikan obat-obatan itu terdaftar di BPOM RI. Bagi Anda mitarniaga yang memilih obat-obat herbal dari Ahad-Net sudah sangat tepat, karena semua komposisi obat murni dari bahan baku alami yang jelas kehalalannya dan mendapat sertifikat dari MUI. Selain itu semua obat herbal yang dipasarkan Ahad-Net sudah terdaftar di BPOM RI dan merupakan jaminan keamanan bagi konsumennya. Mari raih kesehatan alami dengan herbal.

Manfaat Temulawak



Dalam artikel kali ini kita akan mengkaji lebih dalam mengenai manfaat temulawak. Temulawak (Curcuma xanthorrhiza ROXB.)merupakan salah satu jenis tumbuhan obat-obatan asli Indonesia.

Tahukan Anda Tentang Temulawak?

Temulawak dapat memiliki tinggi hingga 2 meter dan memiliki bunga dengan warna kuning. Manfaat temulawak selama ini digunakan penduduk Indonesia sebagai minuman serta bahan obat tradisional.
Manfaat temulawak antara lain dapat mengatasi serta mencegah berbagai penyakit seperti: penyakit hepatitis, liver, produksi cairan empedu, radang empedu, radang lambung, melancarkan pencernaan, hingga penyakit gangguan ginjal.

Beberapa Manfaat Temulawak.

Selain itu, berdasarkan penelitian, manfaat temulawak kini diketahui juga dapat mengatasi penyakit anemia, menurunkan kolesterol, melancarkan peredaran darah, mengatasi gumpalan darah, mengobati demam, malaria, penyakit campak, mengatasi pegal linu, sakit pinggang, reumatik, mengobati keputihan, ambeien, sembelit, batuk, asma, radang tenggorokan, hingga radang saluran pernapasan, mengobati eksim, jerawat, radang empedu, serta mengingkatkan stamina, dll.

Beberapa Cara Mendapatkan Manfaat Dari Temulawak.

Berbagai manfaat temulawak diatas dapat Anda peroleh dengan mengonsumsi temulawak yang diolah menggunakan beberapa resep berikut:
  1. Mengobati penyakit liver: Sediakan 25 gram temulawak serta 30 gram daun serut/mirten. Kemudian campur dengan air sekitar 600 cc, lalu rebus hingga air yang tersisa tinggal 300 cc. Setelah itu saring airnya dan minum dalam keadaan hangat.
  2. Untuk mengobati penyakit radang kandung empedu: Sediakan temulawak sekitar 30 gram, iris kecil-kecil, lalu masukkan ke dalam 500 cc air dan rebus hingga air yang tersisa tinggal 200 cc. saring dan minum air rebusan temulawak tersebut.
  3. Mengobati sakit pegal linu, radang sendi, dan rematik: Sediakan 20 gram temulawak dan 20 gram jahe merah. Masukkan dalam 400 cc air dan rebus agak lama hingga air yang tersisa tinggal 200 cc. Minum air rebusan ini selagi masih hangat.
  4. Mengobati penyakit batu empedu: Sediakan sekitar 25 gram temulawak, 30 gram meniran, dan gula aren secukupnya. Masukkan ketiga bahan tersebut kedalam air 500 cc dan rebus hingga air yang tersisa tinggal 200 cc, kemudian saring dan minum airnya.
  5. Untuk mengatasi penyakit batuk hingga radang saluran pernapasan: Sediakan 25 gram temulawak, kemudian parut dan tambahkan air matang secukupnya. Lalu peras dan saring airnya. Beri air perasan 1 buah jeruk nipis dan madu secukupnya lalu minum.
Untuk memperoleh manfaat temulawak yang maksimal, Anda dapat meminumnya dua hingga tiga kali sehari secara teratur.

Manfaat Jahe (Zanjabil/"Zingiberis Officinale")


Jahe (Zanjabil/Zingiberis Officinale) adalah salah satu tanaman rempah – rempah yang dapat dimanfaatkan sebagai obat. Jahe memiliki rasa dominan yang pedas karena jahe mengandung senyawa keton yang memiliki nama ilmiah zingeron.
Jahe memiliki beberapa jenis yang berdasar pada warna rimpangnya, ukurannya dan bentuknya, yaitu terdapat jenis jahe :
  • Jahe merah
Jahe merah merupakan jahe yang paling pedas mempunyai kandungan minyak atsiri yang tinggi. Oleh sebab itu jahe jenis ini amat cocok digunakan sebagai bahan jamu dan obat – obatan farmasi. Berdasarkan namanya jahe jenis ini memiliki kulit yang berwarna merah dan memiliki rimpang yang kecil, namun jahe merah memiliki serat yang lebih besar dibandingkan dengan jahe lainnya.

  • Jahe kuning
jahe kuning adalah jenis jahe yang sering digunakan sebagai bumbu masak. Jahe jenis ini memiliki aroma yang tajam. Berdasarkan namanya jahe ini memiliki warna kuning dengan memiliki rimpang yang sedang.
  • Jahe Gajah (Badak)
Jahe jenis ini adalah jahe yang paling populer di pasar internasional. Berdasarkan namanya jahe ini memiliki ukuran yang besar / gemuk dan tidak terlalu pedas. Jahe ini berwarna kuning hingga putih.
Khasiat Jahe
Sejak dahulu jahe telah diyakini dapat memberikan khasiat yang baik bagi kesehatan, antara lain :
  1. Membantu dalam menurunkan tekanan darah tinggi. Jahe mempunyai kemampuan melebarkan pembuluh darah dengan merangsang pelepasan hormon adrenalin sehingga darah dapat melancarkan peredaran darah.
  2. Melancarkan proses pencernaan. Didalam jahe terkandung enzim protease dan lipase yang bertugas untuk mencerna protein dan lemak dalam tubuh.
  3. Membantu dalam mengeluarkan darah kotor yang ada dalam tubuh, keluarannya bisa berupa keringat.
  4. Mengtasi rasa mual atau ingin muntah
  5. Meningkatkan nafsu makan
  6. Menguatkan otot usus
  7. Meredakan batuk dan lain – lain
Sangat mudah untuk mendapatkan manfaat dari jahe. Di Indonesia banyak kita temui berbagai macam pengolahan jahe untuk kesehatan seperti wedang jahe, bandrek, sekoteng dan masih banyak lagi. Selain itu ada juga diolah menjadi berbagai bentuk olahan agar menjadi lebih praktis.

Manfaat Kunyit








Kunyit adalah tanaman herbal yang sangat terkenal di Indonesia. Selain sebagai bumbu dapur, kunyit di Indonesia telah digunakan sebagai obat. Kunyit merupakan tanaman obat berupa semak dan bersifat tahunan (perenial) yang tersebar di seluruh daerah tropis.
Tanaman ini menyerupai jahe, tetapi pahit, kelat, dan sedikit pedas, tetapi tidak beracun. Tanaman ini banyak dibudidayakan di Asia, khususnya di India, Cina Selatan, Taiwan, Indonesia (Jawa), dan Filipina. Di Indonesia kita mudah menjumpai kunyit yang biasa tumbuh kebun atau hutan.


Kandungan Nutrisi
  • Kurikumin
  • Desmetoksikumin
  • Bisdesmetoksikurkumin
  • Tumeron
  • Zingiberon
  • Seskuiterpena alkohol
  • Zat pahit
  • Lemak hars
  • Vitamin CAA
  • Zat-zat manfaat lainnya
Manfaat Kunyit
  • sebagai bahan obat tradisional, seperti:
  1. sebagai anti inflamasi
  2. anti oksidan
  3. anti mikroba
  4. pencegah kanker
  5. anti tumor
  6. menurunkan kadar lemak darah dan kolesterol
  7. serta sebagai pembersih darah
  • bahan baku industri jamu dan kosmetik
  • bahan bumbu masak
  • peternakan dan lain-lain.

Ramuan Kunyit untuk beberapa pengobatan

  1. Demam. Rimpang segar 20 gr dicuci lalu diparut. Tambahkan ½ gelas air matang lalu diaduk merata, peras dengan sepotong kain. Air perasannya diminum. Lakukan 2 kali sehari.( Saran 3×1 kapsul per hari )
  2. Dispepsia (perut kembung,nyeri, mual, tidak nafsu makan). Rimpang segar 50 g dibersihkan lalu diparut. Tambahkan 3 sendok air, aduk merata lalu dipeas dan disaring, dibagi untuk 3 kali minum.
  3. Terlambat haid. Rimpang kunyit dan daun sri gading masing-masing 15 gr, biji pala dan kapulaga 10 g ketumbar, jinten hitam dan cengkeh masing-mssasing 5 g, dipotong-potong seperlunya lalu direbus dengan 3 gelas air, sampai tersisa 1 gelas. Setelah disaring, dibagi untuk tigal kali minum.
  4. Eksim. Rimpang yang tua sebesar ibu jari, diparut. Tambahkan satu sendok teh air kapur sirih dan perasan 1 buah jeruk nipis, aduk sampai merata, oleskan pada bagian tubuh yang sakit.
  5. Keputihan. Kunyit sebesar ibu jari yang cukup tua dikupas dan diparut. Tambahkan ¾ cangkir larutan air asam dan gula jawa, aduk merata. Peras dengan sepotong kain, minum. Lakukan tiap hari.
  6. Radang rahim, radang usus buntu, hepatitis dan sakit kuning. Rimpang ½ jari, cuci, parut. Tambahkan 2 sendok makan air dan 1 sendok makan madu. Peras, saring, minum 3 kali sehari.
  7. Gatal akibat cacar air. Ambil segenggam daun asam dan sepotong kunyit. Setelah dicuci, digiling halus sampai menjadi adonan seperti bubur. Oleskan ke bagian yang gatal.
  8. Radang gusi. Tiga potong gambir dan ½ jarikunyit dicuci lalu diiris tipis-tipis. Rebus dengan 2 gelas air, sampai tersisa satu gelas. Pakai untuk kumur-kumur. Lakukan 3-4 kali sehari.
  9. Radang amandel. ½ jari kunyit dicuci, diparut, tambahkan 2 sendok makan air. Aduk sampai merata lalu diperas. Air perasannya ditambah 1 butir kuning telor ayam dan sedikit air kapur sirih. Adonan dikocok merata lalu diminum. Lakukan 1-2 kali sehari.
  10. Tekanan darah tinggi. Rimpang ½ jari,diparut, tambahkan 1 sendok makan madu, aduk, peras dan minum. Lakukan sehari dua sampai tiga kali.
Ternyata tanaman yang biasa digunakan bumbu masakan ini memiliki khasiat yang luar biasa bagi kesehatan. Semoga bermanfaat

Manfaat Temu Kunci


Nama Genus : Boesenbergia
Nama Species : Boesenbergia pandurata Roxb

Familia : Zingiberaceae
Nama Umum : Temu kunci


Introduksi:
Tanaman ini lebih lazim dikenal oleh para ibu rumah tangga saat memasak di dapur. Temu kunci memang banyak dimanfaatkan sebagai salah satu bumbu penyedap masakan.


Temu kunci yang banyak tumbuh liar di hutan jati ini pada dasarnya bisa tumbuh di sembarang tempat asal tidak tergenang air dan terkena panas langsung. Perbanyakan tumbuhan ini dapat dilakukan dengan penanaman rimpang yang sudah tua dan memiliki anak tunas. Selain itu dapat juga dilakukan dengan memisahkan anakan dari tumbuhan dewasa.

Kandungan kimia:
Rimpang biasanya tumbuh di bawah permukaan tanah secara mendatar dan beruas, sedikit keras, bersisik tipis, dan berbau harum. Anakan rimpang menggerombol kecil di sebelah rimpang induk, menyerupai rangkaian anak kunci. Kandungan kimia yang ada dalam tanaman ini adalah minyak atsiri (terdiri dari kamfer, sineol, metil sinamat, dan hidromirsen), damar, pati, saponin, flavonoid pinostrolerin, dan alipinetin.
Prof Hembing Wijayakusuma dalam bukunya Tumbuhan Berkhasiat Obat: Rempah, Rimpang, dan Umbi, adalah sebagai obat sariawan, masuk angin, perut kembung, sukar buang air kecil, gatal-gatal, keputihan, panas dalam, tuberkulosis, dan lain-lain. Untuk mengatasi sariawan, temu kunci segar secukupnya dibersihkan lalu dikunyah-kunyah dan ditelan. Selain itu, temu kunci digabung dengan buah pinang dikunyah-kunyah lalu dibuang.
Temuan Fakultas Farmasi (FF) Universitas Airlangga, Surabaya, itu dipaparkan oleh dosen dan peneliti Bagian Ilmu Bahan Alam FF Unair, Idha Kusumawati SSi MSi Apt di sela-sela Simposium Internasional Biology, Chemistry, Pharmacology and Clinical Studies of Asian Plants di Surabaya, Senin (9/4).”Temu kunci dan sidaguri (Sida Rhombifolia) mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan terutama penyakit kanker,” kata Idha membuka pembicaraan.Dalam penelitian tersebut, FF Unair menggunakan metode Bio-Autograph. Sebuah metode baru untuk memisah kandungan yang ada pada tanaman. Melalui pengujian aktivitas biologis (bioassays), khasiat tanaman temu kunci mengarah pada anti oksidan. Ini karena adanya kandungan pinostrobin dan pinocembrin sebagai isolate anti kanker.
Dengan temuan baru ini, para ahli farmasi tidak perlu lagi melakukan screening panjang untuk menemukan serum atau obat penyakit seperti kanker, alzheimer, malaria, dan demam berdarah. ”Kelambanan para ahli farmasi di Indonesia menemukan obat baru, karena mereka menggunakan media kultur yang memerlukan waktu lama serta sering menemui trial and error. Dengan metode baru ekstrak, tanaman bisa langsung dipisahkan pada lempeng dan dilakukan eluasi sehingga hasilnya dapat segera diketahui, ” ujarnya.Teknik bioassays, dinilai ahli dari University of Geneva, Prof Jean-Luc Wolfender, sesuai dengan tuntutan saat ini, karena mampu memproses penemuan obat secara lebih mudah dan cepat. 

Obat masuk angin,

15 gram temu kunci, 1 sendok teh adas, dan 2 jari pulasari, dihaluskan lalu digosokkan pada bagian perut, lakukan 1 sampai 2 kali sehari. Mengatasi perut kembung, 5 gram temu kunci, daun temu kunci secukupnya, ditumbuk hingga halus lalu ditempelkan pada perut sebagai tapal.

Sukar buang air kecil, 

temu kunci, adas, dan pulasari dihaluskan lalu dijadikan tapal atau bedak tebal yang ditempelkan pada perut. Mengatasi gatal-gatl, 10 gram temu kunci, 5 gram temu lawak, 15 gram kunyit, dan 15 gram daun ketepeng cina kering dihaluskan lalu dibalurkan pada bagian tubuh yang sakit.

Sebagai obat keputihan, 

10 gram temu kunci, 5 gram kunyit, 5 gram temulawak, dan 15 gram sambiloto kering, direbus dengan 1.000 cc air hingga tersisa 400 cc. Lalu disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc, lakukan dua kali sehari.

Obat panas dalam,
10 gram temu kunci yang dipotong-potong, 25 gram daun kumis kucing segar, dan 20 gram daun sosor bebek segar, direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Ramuan disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc, lakukan dua kali sehari. Mengatasi tuberkulosis, 15 gram temu kunci dan 4 gram biji pinang dihaluskan lalu ditambahkan 200 cc air masak, kemudian disaring dan diminum airnya
Penambah stamina
Campurkan empat rimpang temu kunci seukuran jari dengan 500 gr temu lawak. Setelah ditumbuk, dicampur air, lalu peras. Agar tidak terlalu hambar, air perasannya dapat ditambah sedikit madu, diminum segelas sehari.


Perangsang ASI
Ambil 20 gram temu kunci (kurang lebih 6 rimpang), dipotong kecil-kecil, direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit. Tambahkan garam secukupnya. Setelah dingin disaring dan diminum sekaligus.

Bersih siri setelah bersalin
Caranya, campur 4 rimpang temu kunci seukuran jari dengan 50 gr temu lawak. Kemudian ditumbuk dan dicampur air untuk diambil sarinya. Agar tidak telalu hambar dapat ditambahkan sedikit madu, dan selanjutnya diminum segelas setiap hari.
Konsumsi ramuan temu kunci ini sangat dianjurkan pada minggu pertama setelah melahirkan. Manfaat dalam mengembalikan kebugaran tubuh ini datang dari kandungan beberapa zat kimia di dalamnya, seperti pati, saponin, dan flavonoid.


Antimikroba
Untuk membuktikan manfaatnya bagi kesehatan, kunci telah menarik minat kalangan akademis di dalam negeri untuk melakukan penelitian lanjutan. Diantaranya dengan menguji ekstrak temu kunci sebagai antimikroba.



Meramu Si Bumbu Sayur
Jika menyebut nama temu kunci, kebanyakan orang langsung tertuju kepada sayur bening, Untuk mengolah masakan yang terdiri dari bayam, jagung muda, dan tomat ini, temu kunci memang lazim sebagai salah satu bumbunya. Jika lupa, bisa jadi sayur bening itu akan kehilangan rasanya yang khas dan kesegarannya.

Sejak zaman dulu dalam tradisi masyarakat, terutama di Jawa, temu kunci sudah dikenal memiliki khasiat obat, selain sebagai bumbu penyedap masakan, khususnya sayur bening.


Efek samping :
Hasil penelitian, ekstrak kunci memberikan efek antimikroba yang merugikan tubuh, terutama jenis Bacillus sp, Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, Candida albicans, dan Aspergillus niger.Untuk konsumsi harian sebaiknya dalam setiap ramuan tidak lebih dari 30 gram temu kunci. Konsumsi temu kunci berlebih (di atas 50 gram perhari selama seminggu berturut-turut), bisa memicu terjadinya kemandulan pada wanita.